Langsung ke konten utama

Postingan

Silsilah keluarga

Berawal ulang tahun pernikahannya mbah mami sama mbah kakung ke-60. Dapat dongeng-dongeng waktu kecil yang gak pernah aku mudeng. Foto kecilku juga udah pada hilang, gara-gara rumahku dulu kebakaran. Ole-ole souvenir pas ultah pernikahan mbahku adalah silsilah. Katanya "biar gak kepaten obor". Ini mbahku dari bapakku loh. kereen yaa.. hingga tua. Ini tanda tangan undangan yang datang ke pestanya.  Tapi aku gak sempat foto-foto disana. Entahlah. Silsilahnya mbahku, dan aku gak ngerti -_- dan ini silsilahku, ada namaku soalnya. ihhciyeee.. :D Foto aku baru lahir, nemu pas buka album di rumahnya mbahku. pas bayi bisa duduk, lihat aku dari bayi aja muka gak berubah._. Siapa yang tahu aku yang mana?  Entahlah buat apa juga aku posting ini, tapi kalau misalnya ada musibah lagi di rumah. Sejarah keberadaanku pas masih bayi gak pernah hilang lah, hanya ini yang tersisa. SEKIAN edisi foto kali ini :D

Kertas Kita

Kita hanya potongan kertas yang tersisa. Ratusan kata telah menghiasin tulisan kita. Kita hanyalah harapan, atas kebersamaan dan kebahagiaan. Ketika kita ingin berusaha untuk menuliskan kisah yang tersirat. Indahnya pemandangan kisah kita juga dipenuhi dengan tikungan dan lubang. Kita melintasinya dengan sabar perlahan setiap perjalanan. Kertaspun semakin banyak menuliskan kisah. Kesalahan kita hapus, hapus dan hapus dibagian yang sama kesalahan itu terjadi. Kertaspun semakin rapuh dan tersobek. Mungkin hanya robekkan kecil awalnya. Saat kita berusaha menulis di kertas yang sama, kesalahan yang sama. Menghapus kembali dibagian robek yang sama. Semakin lebar robekkan di kertas kita. Robekkan pun semakin menjadi-jadi. Menghancurkan kertas kita, menjadi bagian yang terpisah. Semakin lama semakin banyak potongan kertas yang dihasilkan. Kita pun berusaha menyusun kembali bagian yang terpisah. Menulis kembali di kertas kita. Tapi saat tersusun dan akan menulis. Tiupan angin mene...

:)

Kenapa aku merasa kehilangan padahal aku ‘belum’ pernah memiliki?. Seperti merampok diriku sendiri, aku pelaku sekaligus korbannya.  Apapun itu. Optimisku, pesimisku selalu tertulis, hanya umpatan senyum manis hati terkikis di hadapanmu. Kemudian berlalu. Berpura-pura. Munafik. Berkata tidak. Bernurani iya. Brsikap biasa. Brperasaan cinta. Kamu! Hingga nanti, semoga kamu akan tahu alasan di balik mengapa aku kemudian  via :  tumblr

eng iii engg

Bingung mau ngasi judul apaan, yang pasti ini lebih dari geje. Tanggal 10-04-2012 .  Naik bemo dari kampus ke GM, di turunin didepan KONI sama pak bemonya. Panas terik aku,  Cesna  dan  proges  jalan menuju GM. mihihii........ Ini foto depan GM kelaparan dan kehausan nongkrong di sini :D foto cantik-cantikkan, cantik mana hayo? mihihi.. foto taster awal kejelekan :p Pamer.. "Gue orang kaya men. Minum wendy's" Wong ya patungan ae ma mbak ences. Habis windows shopping, Benerin krudung dulu biar cantik :D dan hasilnya.... ciiii lu... baaa... eng iii engg.. Cantik kan? style baju by mbah ninik. Baju pinjem mbah gaya sampai GM :D wkakaka.. SEKIAN.. ini edisi Foto GMku, kalau mau foto GM edisi cesna dan proges.. minta mereka aja ya. byee... byee..  ('_ `..) \ (' ⌣ ')

Hiburan Di Saat MenJurnal Terkem :D

Kebosanan melanda saat ngereview jurnal terkem yang berasa tak berujung. Ya lupakan titit tuit ini.. ini buktinya loh aku habis ngerjain, laptopku juga kehabisan bensin, mataku juga mulai kemeng.  Maskeran dulu aah... hihiiihi.. ini fotoku yang paling di sukain  cesna , biasa fans beratku. Kalau hbs lihat foto ini mesti ketawa gak selesai-selesai. pose eksotis gini juga. -_- Habis maskeran bergaia hijaber.hoho bunder--"  close up, buletnya mukaku._. gak cocok ya? sedih. pesek sisan :p sekian edisi foto geje ngerjain terkem, saksikan episode berikutnya.  (~˘▽˘)~~(˘▽˘~)

Gengsinya selangit itu Wanita

Ketika kata TIDAK melekat di pikiran, namun hati berkata IYA. Sedih "Kamu suka ya?" tanyanya  "Gak kok, aku gak suka dia" aku  "alah, yang bener" "iya loh gpp, kita dukung kok" * aku dihakimin..   hatiku bersorak "iya,iya, sukaaaa banget"   mulut bodoh menjawab "iya,, eh,, gak kok" Logika terlintas "udah ah, aku jenuh kamu mikir iya tidak terus, mending gak usah. lagian kamu cewek ya, please. u cp?"     "tu kan apa tadi? Ayo ulang apa tadi?" suruhnya    "gak, kok" jawabku nunduk  "ayo natap mataku" desak mereka "gak,kok" masih nunduk  "halah, gitu kok gak berani natap aku"  *senyum KTP*   "gak usah sok imut" * tambah senyum-senyum :p * "Udah ah, aku juga gak tahu. Yang aku tahu pasti aku masih gak siap kayanya"      Ini gambaran gadis manis dan cantik bimbang sama perasaannya sendiri. Cewek kan gengsinya selangi...