Aku ingat sesuatu yang tiba-tiba terlintas dipikiranku.
Kenapa berjilbab tidak boleh rambutnya meninggi menyerupai punuk unta?
Mengingat-ingat masa lalu, dulu waktu aku masih SMP dan SMA (waktu belum berjilbab). Setiap cowok yang dekat dan suka sama aku yang aku tanyain alasan suka sama aku adalah "kamu kuncritan", "rambutmu digulung san, gak tahu suka aja", "kamu putih san", "kamu kaya boneka san." Entahlaah itu apa rata-rata jawab begitu..
Gadis berkuncrit, tak lama ini aku berbincang dengan seorang cowok dan dia jujur.
"itu san, cantik banget ceweknya.. apa lagi kalau kuncritan pasti lebih cantik" ujarnya, sambil menunjuk-nunjuk gadis yang lewat itu.
"haaa, iya sih cantik, tapi mang apa bedanya yang kuncritan sama gak?" tanyaku kaget.
"lehernya itu loh san, gak tahu kenapa suka aja lihat lehernya cewek langsung gimana gitu" jawabnya dengan mata berbinar-binar melihat cewek yang kuncritan lewat.
"waneh yooo, prasaan biasa ae" jawabku heran._.Dia masih saja menjelaskan betapa menariknya cewek cantik kalau rambutnya dari digerai kemudian beranjak dikuncrit atau digulung. Yayayaa,., aku gak pernah ngerti betapa menariknya sama saja.
Setelah dipikir-pikir lagi, kenapa Allah melarang wanita berjilbab dengan punuk unta. Mungkin itu jawabannya, pria lebih pintar mengolah otaknya menjadi terlalu jauh hingga wanita tak mengerti apa menariknya rambut yang menggunung itu. Entahlah, yang pasti Allah sayang sama kita. Menjaga kita wanita, jangan berburuk sangkah dengan larangan Allah itu semua juga demi kebaikan.
“Dua golongan dari ahli neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu: “suatu kaum yang memiliki cambuk, seperti ekor sapi untuk memukul manusia, dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggaklenggok (jalannya), mengajarkan wanita berlenggaklenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti ini tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium wanginya, walaupun wanginya tercium selama perjalanan ini dan ini (jauhnya)” (HR. Muslim).
-----
Komentar
Posting Komentar