Langsung ke konten utama

Lagi Lagi Mimpi Dia (Part1)

Aku dikenalkan dengannya oleh kakakku disebuah rumah besar. Disana ada ibu dan ayahnya yang sangat ramah terhadapku. Didalam mimpiku pertama ini aku tak jelas memandang wajahnya, tapi aku sadar dia begitu sopan dan baik tanpaknya.

Mimpi lagi, iyaa.. Aku jelas melihatnya daripada kemarin. Dia berkulit bersih, tinggi, berambut cepak, berbaju rapi. Namun masih samar-samar aku mengenali wajahnya yang dibayanganku dia tampan sekali. Didalam mimpiku ini, aku terlihat lebih akrab dengannya. Dia memiliki kamar didepan kamarku. Saat membuka jendela aku dapat melihatnya. Kami hanya dibedakan rumah, aku dilantai 2 atas dan dia juga sama tapi sedikit lebih rendah.

Suasana subuh, aku membuka jendela. Dia sedang sholat, seusai sholat ia sadar bahwa aku memandanginnya. Dia menatapku dan mengajakku mengaji dengan isyarat tangannya. Oh my god.. Aku saja lagi tidak sholat, aku hanya tersenyum melihatnya. Bergegas aku mandi, setelah mandi aku ke jendela lagi melihatnya seakan hendak pergi. Dia melihatku lalu memberi isyarat pamit kepadaku. Akupun mengangguk, aku keluar kamar dan menuju depan rumah. Saat aku buka pintu depan rumah, loh rupanya dia sudah ada didepan rumahku dan berkata "aku pergi dulu ya" sambil senyum, dia berniat mengelus pipiku lembut dengan tangannya tapi urung melakukannya dan mengepalkan tangannya disamping pipiku. Entah mengapa aku bertanya kepadanya "kamu puasa?". "Iya" ia tersenyum, lalu pergi.

Aku terbangun.. Tuh maksudnya apa? gak tahulah, yang penting aku menikmati mimpi yang bersambung ini. :)

Selamat Pagi.. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JJ di Bandung gitu

Kangen ngeblog, nyampah boleh laah dikit. ini di PVJ ramai banget lah, liat mbak sampingku gaul get, aku berasa pakai baju tidur aja ke mall besar dibandung lagi. hahah kelakuan alay dihotel bagusnya mama, yaitu foto foto selfie sendiri. hahaha,, ini di balkon. selfi dikasur hotel maja house, pakai kaki ini hahha kreatif bgt wa.  ini terakhri sebelum pulang surabaya, di ajak bogel kesini.  Pengalaman gak terduga di bandung, aku di ajak kenalan mas mapala di yogja dengan keadaan setengah sadar dadain orang eeeh di ajak kenalan minta nomer hape. yaudahlayaaaah.. sampai bandung nginep di kosan nisa pacarnya bogel. Tidur dengan selamat laah intinya. Pagi-pagi ada aa' yang chat temennya bogel yang disuruh bogel nemenin aku selama di bandung. katanya siih gitu..  Makan deng ketoprak bareng, ngomong panjang lebar biasa kelakuan cowok yg suka modus dia lakuiin juga, Trima aja deh dengan GRnya santi hahaha..so far disana nyenengin, bisa ke Unpad, j...

Tips Cepat Punya Anak (Terbukti Manjur)

Setiap pasangan menikah pasti mendambakan kehadiran anak. Banyak cara ditempuh untuk segera memiliki anak. Berbagai mitos dan ucapan orang dilakuin. Seperti minum obat orang hamil dan susu orang hamil.  Tapi cara itu kurang efektif jika tidak dengan meminum obat hamil bekas orang hamil. Gimana maksudnya? Jadi begini, jika Anda mengetahui kerabat Anda sedang positif hamil. Mintalah dua obat hamil beliau. Lalu minum bersama dengan pasangan, anda minum saat mau berhubungan badan. Selayaknya obat kuat, tapi pastikan anda melakukannya saat tanggal masa subur anda.  Insyaallah itu manjur. Sudah berhasil saya coba dan akhirnya saya memiliki anak.  Semoga bermanfaat 

Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga

Nongkrong sama ibu-ibu TK yang sudah resign dari pekerjaannya. Semua memiliki permasalahan yang sama yaitu strees jadi ibu rumah tangga. Padahal suami ingin istrinya tidak kerja karena tidak ingin kelelahan melakukan dua pekerjaan sekaligus. Ternyata fokus sebagai ibu rumah tangga kelelahan itu sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Selalu merasa lelahnya tidak menghasilkan apapun karena rumah akan kembali berantakan dan pekerjaan rumah tak kunjung selesai. Rutinitas yang sama berulang terus menerus menimbulkan kejenuhan.  Berbeda dengan ibu yang bekerja, mereka memiliki waktu mengobrol dengan orang lain. Ibu rumah tangga dunianya hanya seputar anak dan rumah. Wajar jika banyak kasus strees terpendam yang dapat menjadi boom waktu.  Di Indonesia, terdapat banyak kasus bunuh diri Ibu dan Anaknya. Pemicunya tidak ada tempat ibu untuk berkeluh kesah. Dunianya seakan terisolasi dengan ritunitas yang selalu sama. Mereka dituntut untuk merawat, mendidik, menjaga semua angg...