Aku dikenalkan dengannya oleh kakakku disebuah rumah besar. Disana ada ibu dan ayahnya yang sangat ramah terhadapku. Didalam mimpiku pertama ini aku tak jelas memandang wajahnya, tapi aku sadar dia begitu sopan dan baik tanpaknya.
Mimpi lagi, iyaa.. Aku jelas melihatnya daripada kemarin. Dia berkulit bersih, tinggi, berambut cepak, berbaju rapi. Namun masih samar-samar aku mengenali wajahnya yang dibayanganku dia tampan sekali. Didalam mimpiku ini, aku terlihat lebih akrab dengannya. Dia memiliki kamar didepan kamarku. Saat membuka jendela aku dapat melihatnya. Kami hanya dibedakan rumah, aku dilantai 2 atas dan dia juga sama tapi sedikit lebih rendah.
Suasana subuh, aku membuka jendela. Dia sedang sholat, seusai sholat ia sadar bahwa aku memandanginnya. Dia menatapku dan mengajakku mengaji dengan isyarat tangannya. Oh my god.. Aku saja lagi tidak sholat, aku hanya tersenyum melihatnya. Bergegas aku mandi, setelah mandi aku ke jendela lagi melihatnya seakan hendak pergi. Dia melihatku lalu memberi isyarat pamit kepadaku. Akupun mengangguk, aku keluar kamar dan menuju depan rumah. Saat aku buka pintu depan rumah, loh rupanya dia sudah ada didepan rumahku dan berkata "aku pergi dulu ya" sambil senyum, dia berniat mengelus pipiku lembut dengan tangannya tapi urung melakukannya dan mengepalkan tangannya disamping pipiku. Entah mengapa aku bertanya kepadanya "kamu puasa?". "Iya" ia tersenyum, lalu pergi.
Aku terbangun.. Tuh maksudnya apa? gak tahulah, yang penting aku menikmati mimpi yang bersambung ini. :)
Selamat Pagi..
Komentar
Posting Komentar