Entah ini perasaan syukur telat yang bagaimana. Aku wanita? iya wanitaa.. wani di tata.. hahaha..
Ketika dia bercerita entaah bagaimana awalnya....
Siang itu aku berkunjung ke salon M.K , dia cantik terawat tak sepertiku. Sungguh tak akan terpikir dibenakmu jika kamu melihatnya, sempurna. Namun ternyata dia diciptakan sebagai lelaki. Body yang bak gitar spayol, suara lembutnya, sewanita apa diaa daripada aku.
Ketika dia bercerita entaah bagaimana awalnya....
Aku gak bisa nulis jelas percakapanku, aku ceritakan saja isinya. Dia bertanya tentang cowok ku ke aku.. hahahahaaa.. "aku belum suka cowok mbak. bingung aja". kataku. Dia bercerita bahwa dia pepet terus brondongnya itu, cakep banget menurutnya. Awalnya tuh lekong normal dan sudah punya cewek, tapi karena sih mbak pepet terus kaya perangko dan selalu ada setiap tuh brondong kesusahan. Brondong pun mau dengannya.. Mereka pun berpacaraaan...
lalalala... hebat lah usahanya boleh.. aku gak bisa gengsi dan tak sanggup mbak sepertimu.
Bersyukurlah teman, dan jangan menjauh-jauhi mereka. Bantu mereka, kasian.. Alhamdulillah aku masih suka Cowok walau fiksi.
lalalala... hebat lah usahanya boleh.. aku gak bisa gengsi dan tak sanggup mbak sepertimu.
"aku dulu suka om-om say. sering ditinggal kawin. tapi lihat aja mereka semua balik ke aku sendiri. kan enakan sama aku daripada istri merekaaaa.." whhhhaaaattt..
"aku pengen jadi cewek gitu bisa beranak, bersyukur mbak kamu jadi cewek. Gak kaya aku ini harus sembunyi-bunyi dari keluarga. Kalau pulang kerumah aku jadi cowok mbak. Disuruh kawiiiin teruuus. sumpek aku dirumah.. makanya di sini"kok bisa jadi gini sih???
dia bercerita kalau dari kecil dia lebih sering main sama cewek. Saudaranya semua cewek, gak pernah punya temen cowok. Dulu dia mondok di mesjid, suka banget gak pulang tidur dimesjid sama cowok-cowok waktu dia kecil. Ada perasaan senang nyaman katanya ketika dipeluk sama cowok. Dia gak pernah merasakan suka cewek padahal dia ingin mencobaa.. jadi lelaki normal..gimana caranya dia belajar jadi normal?
dia bercerita dulu ketika jaman dia masih mangkal di pinggir jalan. Ada om-om yang boking dia main bertiga dengan cewek normal. dia disuruh main sama cewel itu. dipikirannya mungkin dia bisa merangsang dan jadi normal. Bukannya bisa, malah geli sendiri ketika mau melakukan itu.. dan akhirnya dia tidak bisa.. Ada perasaan kecewa sama diri sendiri. tapi mau gimana katanya..
Saat adik itu yang lesbi tanya ke aku, "mbak, jangan jangan kamu juga lesbi lagi?" "Astagfirullah, jangan sampaaiii" teriaku spontan.. "jangaaan, jangaan.. aku cariin cowok deh mbook.. duh jangan sampai" teriaknya gak kalah kecang daripada aku. hahaha
Entah bagaimana akhirnya, aku merasa bangga bisa menjadi wanita. Di saat dia bercerita begitu panjang tentang kisahnya berusaha mencari jati diri yang mengurung dia menjadi bencong. Aku mulai bersyukur aku pernah jatuh cinta dan patah hati dengan cowok yang menandakan aku normal.
masih inget banget pesan terakhirnya sebelum aku pulang..
"Aku cariin cowok yang cucok ya? siip deh pokoknya, kaya ganteng, cakep... SMS ya say.." sambil menunjukan jempolnya ke aku..
"tapi ati-ati cowok sekarang banyak yang sakit, suka bencong daripada cewek.. hahaha"Senyum-senyum sendiri setiap inget mbaknya, dia baik bangett.. bocor aluuus.. kocak seru di salon. Semoga ada hidayah mbak merubahmu menjadi normal... Aamiiin..
Bersyukurlah teman, dan jangan menjauh-jauhi mereka. Bantu mereka, kasian.. Alhamdulillah aku masih suka Cowok walau fiksi.
SEKIAN...
Komentar
Posting Komentar