Langsung ke konten utama

Mengatasi Speech Delay dengan Membangun Kemampuan Komunikasi dan Minat Anak Sejak Dini




Kekhawatiran anak memiliki Speech Delay menjadi momok setiap orang tua. Kemampuan berkomunikasi sangat penting untuk perkembang sosial lainnya. Banyak penelitian mengatakan kemampuan komunikasi anak dapat berkembang bila ia dilibatkan aktif dalam hal yang mereka minatin. Penelitian CECLL dilansir oleh hanen.org membandingkan 41 study yang melibatkan 4000 anak dengan anak kemampuan bicara normal, anak terlambat bicara dan disabilitas. Penelitian itu menyimpulkan :

1. Perlunya motivasi anak untuk berinteraksi dan melakukan interaksi lebih lama dengan hal yang diminati

2. Banyaknya kata pertama bayi yang berhubungan situasi dan aktivitas yang memotivasi

3. Balita dan anak pra sekolah membangun komunikasi dengan kaitannya dengan acara atau kegiatan yang mereka lakukan. 

Cara menentukan minat bisa dengan pengamatan aktivitas yang ia sukai. Dengan cara amati saat anda berada didekatnya, melihat langsung apa yang disukai anak dan menunggu. Alih-alih anda memulai interaksi tunggu ia untuk melakukan yang ia suka. 

Untuk mengumpulkan informasi mengenai minat anak. Anda dapat membuat list identifikasi hal yang menjadi minta anak anda, seperti :

Apa yang membuat anak Anda tersenyum dan tertawa?
Apa yang mendapat dan menjaga perhatian anak Anda?
Apa yang membuat anak Anda bersemangat?
Apa hal favorit anak Anda untuk dilakukan?
Apa yang anak Anda kerjakan dengan keras?
Apa yang "menghasilkan yang terbaik" pada anak Anda?
Apa yang membuat anak Anda mencoba hal-hal baru?
Apa yang paling sering dilakukan anak Anda?

Kemudian Anda dapat mengelompokan menjadi 2 Jenis Minat : 
  • Minat pribadi – Ini adalah hal-hal favorit anak, seperti mobil, bermain air, atau musik.
  • Minat situasional – minat ini muncul ketika sesuatu tentang suatu kegiatan, materi, atau orang menarik perhatian anak atau mengundangnya untuk terlibat. Minat situasional sering terjadi ketika suatu situasi baru, menarik, atau tidak terduga.\

Seperti Anak saya, Guan ia suka sekali dengan Air. Setiap saat jika ada kesempatan ia pasti main air. Menyirami kebun, berendam di bak dan hujan-hujan. Ia tidak takut tenggelam jika berenang. Ia berusaha sekali untuk bisa mengambang dan berenang sendiri tanpa dipegangi. Jika saya memanfaatkan ini, banyak kosakata baru yang muncul saat ia bermain air. Walau kemampuan bicaranya sedikit terlambat dengan anak seumurannya (saat ini 2 tahun 10 Bulan). Ia hanya bisa berkata bahasa inggris dalam kalimat tidak jelas dan 2 kata kalimat dalam bahasa indonesia. 

Setelah mengetahui minat anak, Anda dapat menjadikan itu aktifitas rutin. Anda dapat memasukkannya sepanjang hari untuk memanfaatkan semua kesempatan untuk belajar. Pikirkan minat mana (dalam Buku Dunst, CJ & Raab, M. (2013). Daftar periksa dan pedoman untuk mengidentifikasi minat anak-anak. Alat Belajar Bahasa Anak Sehari-hari):

  • paling sering terjadi
  • Mudah masuk ke dalam jadwal keluarga Anda
  • memberikan kesempatan yang baik untuk belajar

Misalnya, jika anak Anda menyukai mobil, Anda mungkin melihat rutinitas harian Anda dan menemukan bahwa kegiatan berikut melibatkan mobil:

  • Naik mobil setiap hari dalam perjalanan ke tempat penitipan anak
  • pergi ke tempat cuci mobil
  • mengisi mobil dengan bensin
  • Membaca buku tentang mobil
  • Bermain dengan mobil selama waktu bermain
Kemudian, dalam setiap kegiatan ini, akan ada banyak kesempatan untuk menggunakan minatnya pada mobil untuk memiliki interaksi dan percakapan yang lebih lama. Misalnya, saat bermain dengan mobil, Anda dapat bergantian berpura-pura mengisinya dengan bensin, menurunkannya ke tanjakan, atau memasukkan penumpang ke dalam. Atau ketika Anda pergi mencuci mobil bersama, Anda dapat berbicara tentang apa yang terjadi saat mobil Anda bergerak di sepanjang ban berjalan. Pikirkan semua bahasa yang bisa Anda modelkan hanya dalam satu interaksi tentang mobil!

Tetapi selalu ingat untuk mengikuti jejak anak Anda – biarkan dia menunjukkan kepada Anda dan memberi tahu Anda apa yang menarik minatnya tentang mobil. Jangan katakan padanya apa yang harus dilakukan (misalnya, "Sekarang beri mobil saya bensin") atau ajukan pertanyaan yang menguji pengetahuannya ("Apa warna mobil Anda?"). Sebaliknya, buat komentar tentang apa yang dia lakukan atau apa yang dia lihat, seperti "Mobil itu tidak punya ban!" atau "Wow, mobil itu cepat!" Dia akan lebih menikmati permainan dan juga akan belajar lebih banyak dari jenis bahasa ini.

Idenya adalah memberi anak Anda kesempatan sebanyak mungkin sepanjang hari untuk berkomunikasi dengan Anda. Para peneliti di CECLL menunjukkan bahwa menggunakan minat anak dan kegiatan sehari-hari di rumah memberikan lebih banyak kesempatan belajar daripada yang mungkin selama sesi terapi wicara. Misalnya:

  • Terapi dua kali per minggu hanya menyumbang 2% dari total jam bangun anak kecil.
  • Anak-anak prasekolah berpartisipasi dalam sekitar 50 jenis kegiatan yang berbeda setiap hari. Ini berarti sekitar 100.000 kesempatan belajar setiap tahun, tidak termasuk beberapa kesempatan belajar yang dapat terjadi dalam satu kegiatan! 
Guan sudah pernah melakukan terapi wicara selama 1 bulan, hasilnya tidak ada ucapan dari hasil itu. Tapi saat saya ajak traveling menggunakan pesawat berdua saja. Ia dapat berhitung seberapa banyak pesawat yang ia lihat. Apa yang ia senangi dan lebih enjoy daripada sesi terapi yang di jalaninya. Ia lebih banyak menangis dan ketakutan saat tidak ada saya disisinya saat sesi terapi wicara itu. 

Namun, saya pribadi tidak mencegah anda untuk terapi wicara kepada ahlinya. Anda bisa menginformasikan minat anak anda kepada terapis agar mereka bisa lebih menggali kemampuan bicaranya tersebut. Sebagai orang dewasa saja sangat malas berbicara tentang topik yang tidak kita minati. Apalagi Anak yang masih mulai belajar berkomunikasi. Semangat Moms.. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JJ di Bandung gitu

Kangen ngeblog, nyampah boleh laah dikit. ini di PVJ ramai banget lah, liat mbak sampingku gaul get, aku berasa pakai baju tidur aja ke mall besar dibandung lagi. hahah kelakuan alay dihotel bagusnya mama, yaitu foto foto selfie sendiri. hahaha,, ini di balkon. selfi dikasur hotel maja house, pakai kaki ini hahha kreatif bgt wa.  ini terakhri sebelum pulang surabaya, di ajak bogel kesini.  Pengalaman gak terduga di bandung, aku di ajak kenalan mas mapala di yogja dengan keadaan setengah sadar dadain orang eeeh di ajak kenalan minta nomer hape. yaudahlayaaaah.. sampai bandung nginep di kosan nisa pacarnya bogel. Tidur dengan selamat laah intinya. Pagi-pagi ada aa' yang chat temennya bogel yang disuruh bogel nemenin aku selama di bandung. katanya siih gitu..  Makan deng ketoprak bareng, ngomong panjang lebar biasa kelakuan cowok yg suka modus dia lakuiin juga, Trima aja deh dengan GRnya santi hahaha..so far disana nyenengin, bisa ke Unpad, j...

Tips Cepat Punya Anak (Terbukti Manjur)

Setiap pasangan menikah pasti mendambakan kehadiran anak. Banyak cara ditempuh untuk segera memiliki anak. Berbagai mitos dan ucapan orang dilakuin. Seperti minum obat orang hamil dan susu orang hamil.  Tapi cara itu kurang efektif jika tidak dengan meminum obat hamil bekas orang hamil. Gimana maksudnya? Jadi begini, jika Anda mengetahui kerabat Anda sedang positif hamil. Mintalah dua obat hamil beliau. Lalu minum bersama dengan pasangan, anda minum saat mau berhubungan badan. Selayaknya obat kuat, tapi pastikan anda melakukannya saat tanggal masa subur anda.  Insyaallah itu manjur. Sudah berhasil saya coba dan akhirnya saya memiliki anak.  Semoga bermanfaat 

Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga

Nongkrong sama ibu-ibu TK yang sudah resign dari pekerjaannya. Semua memiliki permasalahan yang sama yaitu strees jadi ibu rumah tangga. Padahal suami ingin istrinya tidak kerja karena tidak ingin kelelahan melakukan dua pekerjaan sekaligus. Ternyata fokus sebagai ibu rumah tangga kelelahan itu sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Selalu merasa lelahnya tidak menghasilkan apapun karena rumah akan kembali berantakan dan pekerjaan rumah tak kunjung selesai. Rutinitas yang sama berulang terus menerus menimbulkan kejenuhan.  Berbeda dengan ibu yang bekerja, mereka memiliki waktu mengobrol dengan orang lain. Ibu rumah tangga dunianya hanya seputar anak dan rumah. Wajar jika banyak kasus strees terpendam yang dapat menjadi boom waktu.  Di Indonesia, terdapat banyak kasus bunuh diri Ibu dan Anaknya. Pemicunya tidak ada tempat ibu untuk berkeluh kesah. Dunianya seakan terisolasi dengan ritunitas yang selalu sama. Mereka dituntut untuk merawat, mendidik, menjaga semua angg...