Langsung ke konten utama

Kebersamaan paporit

Itik siang itu sedang main kereta-keretaan dengan Walet, mereka masuk dan keluar dari semak-semak. Sampai dipohon yang rindang dari atas marmut memanggilnya.
"itik,itik, kamu dicari kelinci sama putri tuh" ujar marmut.
"dimana mereka sekarang?" tanya itik
"itu duduk dibawah pohon itu" jawab marmut, sambil menunjuk arah tempat putri dan kelinci duduk. 
itik pun melihat arah yang di tunjuk marmut, "haaii, sebentar ya. Aku masuk menyembah Gusti dulu. Aku belum sembayang". "ok" jawab mereka bersamaan.
"itik main yuk, kamu habis ini mau kemana?" tanya kelinci, dengan mata berbinar-binar seakan-akan ingin itik mengikuti apa yang ia inginkan.
"aku gak kemana-mana kok, emang mau kemana?" tanya itik
"kami mau makan di kedai dipinggir hutan, ayoo ikut" jawab putri
"iya kalian duluan aja, aku menyusul" jawab itik.
"ok, kami duluan ya. Awas tidak datang" ujar kelinci sambil melangka beranjak meninggalkan itik di pondok sang Gusti. Itik masih harus merapikan pondok yang habis ia gunakan sembayang sehingga itik tak bisa meninggalkan tempat itu begitu saja. Seusai merapikan itik menyusul kedua sahabatnya ke kedai.

Sesampainya disana, itik disambut dengan protes si kelinci "laaamaa banget sihhh". "iya,iya maaf ya" jawab itu.

Di kedai mereka melihat kelaku aneh, koala dengan nasi kuahnya dan kera dengan mie polos bumbu bali sehingga hemat 5rb di kedai yang mahal ini. Kelewat gak mbondo tuh badung sekali mereka. Tapi enak juga, membuat itik dan kelinci berniat mencobanya di lain waktu. hihihi

Mereka berkumpul, perkumpulan yang sudah lama tak terjadi. Menceritakan berbagai hal, putri dengan king yang akan berkencan, terus selingin dengan guyonan dan tawa. Si kelinci setelah ini akan bertemu dengan Tupai blingsatan sendiri dengan tingkanya meminta itik mengantarkannya.

Saat mereka akan beranjak pergi, dan siapa yang datang tak tahu dah.. membuat mulut kelinci dan putri jail. -_-" kejailan kadang dirindukan. Jadi inget awal-awal mereka berkenalan dan akrab. Mereka berjanji khusus setiap hari itu mereka akan bersama dari pagi hingga sore. Karena kebersamaan itu penting, melepas pengat keseharian mereka yang memilukan. Semangat itik, kelinci dan putri atas hari ahad yang menyenangkan ini.

Bersambung

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JJ di Bandung gitu

Kangen ngeblog, nyampah boleh laah dikit. ini di PVJ ramai banget lah, liat mbak sampingku gaul get, aku berasa pakai baju tidur aja ke mall besar dibandung lagi. hahah kelakuan alay dihotel bagusnya mama, yaitu foto foto selfie sendiri. hahaha,, ini di balkon. selfi dikasur hotel maja house, pakai kaki ini hahha kreatif bgt wa.  ini terakhri sebelum pulang surabaya, di ajak bogel kesini.  Pengalaman gak terduga di bandung, aku di ajak kenalan mas mapala di yogja dengan keadaan setengah sadar dadain orang eeeh di ajak kenalan minta nomer hape. yaudahlayaaaah.. sampai bandung nginep di kosan nisa pacarnya bogel. Tidur dengan selamat laah intinya. Pagi-pagi ada aa' yang chat temennya bogel yang disuruh bogel nemenin aku selama di bandung. katanya siih gitu..  Makan deng ketoprak bareng, ngomong panjang lebar biasa kelakuan cowok yg suka modus dia lakuiin juga, Trima aja deh dengan GRnya santi hahaha..so far disana nyenengin, bisa ke Unpad, j...

Tips Cepat Punya Anak (Terbukti Manjur)

Setiap pasangan menikah pasti mendambakan kehadiran anak. Banyak cara ditempuh untuk segera memiliki anak. Berbagai mitos dan ucapan orang dilakuin. Seperti minum obat orang hamil dan susu orang hamil.  Tapi cara itu kurang efektif jika tidak dengan meminum obat hamil bekas orang hamil. Gimana maksudnya? Jadi begini, jika Anda mengetahui kerabat Anda sedang positif hamil. Mintalah dua obat hamil beliau. Lalu minum bersama dengan pasangan, anda minum saat mau berhubungan badan. Selayaknya obat kuat, tapi pastikan anda melakukannya saat tanggal masa subur anda.  Insyaallah itu manjur. Sudah berhasil saya coba dan akhirnya saya memiliki anak.  Semoga bermanfaat 

Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga

Nongkrong sama ibu-ibu TK yang sudah resign dari pekerjaannya. Semua memiliki permasalahan yang sama yaitu strees jadi ibu rumah tangga. Padahal suami ingin istrinya tidak kerja karena tidak ingin kelelahan melakukan dua pekerjaan sekaligus. Ternyata fokus sebagai ibu rumah tangga kelelahan itu sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Selalu merasa lelahnya tidak menghasilkan apapun karena rumah akan kembali berantakan dan pekerjaan rumah tak kunjung selesai. Rutinitas yang sama berulang terus menerus menimbulkan kejenuhan.  Berbeda dengan ibu yang bekerja, mereka memiliki waktu mengobrol dengan orang lain. Ibu rumah tangga dunianya hanya seputar anak dan rumah. Wajar jika banyak kasus strees terpendam yang dapat menjadi boom waktu.  Di Indonesia, terdapat banyak kasus bunuh diri Ibu dan Anaknya. Pemicunya tidak ada tempat ibu untuk berkeluh kesah. Dunianya seakan terisolasi dengan ritunitas yang selalu sama. Mereka dituntut untuk merawat, mendidik, menjaga semua angg...