Itik siang itu sedang main kereta-keretaan dengan Walet, mereka masuk dan keluar dari semak-semak. Sampai dipohon yang rindang dari atas marmut memanggilnya.
Sesampainya disana, itik disambut dengan protes si kelinci "laaamaa banget sihhh". "iya,iya maaf ya" jawab itu.
Mereka berkumpul, perkumpulan yang sudah lama tak terjadi. Menceritakan berbagai hal, putri dengan king yang akan berkencan, terus selingin dengan guyonan dan tawa. Si kelinci setelah ini akan bertemu dengan Tupai blingsatan sendiri dengan tingkanya meminta itik mengantarkannya.
Saat mereka akan beranjak pergi, dan siapa yang datang tak tahu dah.. membuat mulut kelinci dan putri jail. -_-" kejailan kadang dirindukan. Jadi inget awal-awal mereka berkenalan dan akrab. Mereka berjanji khusus setiap hari itu mereka akan bersama dari pagi hingga sore. Karena kebersamaan itu penting, melepas pengat keseharian mereka yang memilukan. Semangat itik, kelinci dan putri atas hari ahad yang menyenangkan ini.
"itik,itik, kamu dicari kelinci sama putri tuh" ujar marmut.
"dimana mereka sekarang?" tanya itik
"itu duduk dibawah pohon itu" jawab marmut, sambil menunjuk arah tempat putri dan kelinci duduk.itik pun melihat arah yang di tunjuk marmut, "haaii, sebentar ya. Aku masuk menyembah Gusti dulu. Aku belum sembayang". "ok" jawab mereka bersamaan.
"itik main yuk, kamu habis ini mau kemana?" tanya kelinci, dengan mata berbinar-binar seakan-akan ingin itik mengikuti apa yang ia inginkan.
"aku gak kemana-mana kok, emang mau kemana?" tanya itik
"kami mau makan di kedai dipinggir hutan, ayoo ikut" jawab putri
"iya kalian duluan aja, aku menyusul" jawab itik."ok, kami duluan ya. Awas tidak datang" ujar kelinci sambil melangka beranjak meninggalkan itik di pondok sang Gusti. Itik masih harus merapikan pondok yang habis ia gunakan sembayang sehingga itik tak bisa meninggalkan tempat itu begitu saja. Seusai merapikan itik menyusul kedua sahabatnya ke kedai.
Sesampainya disana, itik disambut dengan protes si kelinci "laaamaa banget sihhh". "iya,iya maaf ya" jawab itu.
Di kedai mereka melihat kelaku aneh, koala dengan nasi kuahnya dan kera dengan mie polos bumbu bali sehingga hemat 5rb di kedai yang mahal ini. Kelewat gak mbondo tuh badung sekali mereka. Tapi enak juga, membuat itik dan kelinci berniat mencobanya di lain waktu. hihihi
Saat mereka akan beranjak pergi, dan siapa yang datang tak tahu dah.. membuat mulut kelinci dan putri jail. -_-" kejailan kadang dirindukan. Jadi inget awal-awal mereka berkenalan dan akrab. Mereka berjanji khusus setiap hari itu mereka akan bersama dari pagi hingga sore. Karena kebersamaan itu penting, melepas pengat keseharian mereka yang memilukan. Semangat itik, kelinci dan putri atas hari ahad yang menyenangkan ini.
Bersambung
bakat banget jadi hewan-hewan fable :0
BalasHapus